Kamis, 17 Juni 2021 | 07:02 WIB

Presiden Minta Pimpinan Daerah Perketat Pergerakan Masyarakat

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) dalam pengarahannya secara virtual pada Senin (17/5-2021) melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan kepada segenap Pimpinan Daerah (Forkopimda) senantiasa kompak mengatasi penyebaran Covid-19, jangan lengah.

Hadir dalam pengarahan secara virtual di Gedung Sate Bandung itu dalam jajaran Forkopimda, selain Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga penanggungjawab acara, hadir pula para pejabat tingkat Jabar lainnya.

Presiden melalui Mendagri menjelaskan terjadinya krisis ekonomi akibat pandemi Covid 19 yang dialami sebagian negara dan terkait kewaspadaan dengan terjadinya peningkatan Covid-19 pasca liburan Idul Fitri 1442 H.

Menurut Presiden, pemerintah sudah berupaya dengan berbagai cara termasuk dengan melaksanakan PSBB dan PPKM guna berusaha mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

"Untuk itu, para pimpinan daerah yang berada dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) senantiasa kompak mengatasi penyebaran Covid-19. Jangan lengah," pinta Presiden.@

Presiden memberi beberapa contoh negara lain yang penyebaran Covidnya semakin meningkat akibat ketidakdisiplinan masyarakatnya dan peran pemerintah pada negara yang bersangkutan.

Mengenai larangan mudik pada Idul Fitri 1442 H, Presiden menyesalkan masih banyak warga yang mencuri-curi kesempatan untuk bisa mudik dan ada beberapa obyek wisata yang masih buka dengan kerumunan pengunjung. Ini harus diwaspadai dan menjadi tolok ukur.

"Saya tekankan kepada para Gubernur/Kepala Daerah agar selalu berhati-hati dengan kenaikan arus balik pasca liburan Idul Fitri 1442 H. Antara lain menyiapkan rumah sakit berikut sarana dan prasarananya," pintanya.

Mendagri menegaskan pula, kerumunan di tempat wisata sangat rentan karena pergerakan masyarakat sangat tinggi. " Untuk itu saya perintahkan agar segera menutup tempat wisata tersebut. Selain itu, perhotelan pada liburan Idul Fitri terjadi peningkatan pengunjung yang juga sangat rentan terjadinya peningkatan penyebaran Covid-19.

"Mari kita bekerja keras dan bersama-sama memantau agar tidak terjadi lagi peningkatan Covid 19 pasca liburan Idul Fitri," ajaknya.**

Editor : H. Eddy D