
Dadan Hindayana saat berkunjung ke Sekolah Indonesia Jeddah dalam dokumentasi yang diunggah akun Instagram @indonesiainjeddah dan ditayangkan ulang oleh 20detik. Foto: Instagram @indonesiainjeddah/20detik.
JAKARTA, indoartnews.com – Dadan Hindayana masih mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa pagi, 2 Juni 2026. Namun beberapa jam kemudian, publik dikejutkan dengan pengumuman resmi bahwa dirinya dicopot dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Pergantian tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Momen itu langsung menjadi perhatian karena terjadi pada hari yang sama ketika Dadan masih menjalankan tugasnya bersama Presiden.
"Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo Hadi kepada wartawan.
Dalam pengumuman tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Bersamaan dengan itu, dua wakil kepala BGN juga diganti dalam restrukturisasi pimpinan lembaga yang mengelola program Makan Bergizi Gratis.
Pemerintah menyampaikan apresiasi atas kontribusi Dadan dalam membangun fondasi Badan Gizi Nasional sejak lembaga tersebut dibentuk. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pergantian yang dilakukan secara mendadak tersebut.
Masih Dampingi Prabowo Pagi Hari
Sebelum pengumuman pergantian disampaikan, Dadan masih terlihat mendampingi Presiden Prabowo dalam kegiatan peninjauan program MBG. Fakta itu kemudian menjadi perhatian karena menunjukkan tidak ada tanda-tanda pergantian jabatan yang akan diumumkan pada hari yang sama.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo yang selama ini berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional.
Dadan Hindayana dikenal sebagai Kepala BGN pertama sejak lembaga tersebut dibentuk. Di bawah kepemimpinannya, BGN membangun struktur organisasi, jaringan distribusi, hingga pelaksanaan awal program makan bergizi di berbagai daerah.
Nanik S Deyang Gantikan Dadan
Pemerintah kemudian menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Pergantian ini diharapkan tidak mengganggu pelaksanaan program MBG yang kini menjadi salah satu agenda utama pemerintah.
Selain Kepala BGN, posisi wakil kepala juga mengalami perubahan. Pemerintah menegaskan pergantian dilakukan sebagai bagian dari penataan organisasi untuk memperkuat pelaksanaan program strategis nasional.
Meski demikian, belum adanya penjelasan resmi mengenai alasan pencopotan Dadan membuat pergantian ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah publik. Terlebih, keputusan tersebut diumumkan hanya beberapa jam setelah ia masih terlihat menjalankan tugas kenegaraan bersama Presiden.
Hingga Selasa malam, pemerintah belum memberikan keterangan tambahan terkait latar belakang pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional tersebut.
Sumber tulisan: detikNews, Antara, Beritasatu, dan Suara.com.