Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30 WIB

LCC Empat Pilar MPR RI

Viral Siswi Pontianak Protes Penilaian Juri LCC MPR RI, Publik Ramai Beri Dukungan

foto

Josepha “Ocha” Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak, viral setelah menyampaikan keberatan atas penilaian juri di Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat. ( Sumber foto: Tangkapan layar unggahan Facebook)

PONTIANAK, indoartnews.com – Nama Josepha “Ocha” Alexandra mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah keberaniannya menyampaikan keberatan kepada dewan juri saat Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat viral di berbagai platform digital.

Siswi SMAN 1 Pontianak itu menjadi sorotan publik setelah sebuah video memperlihatkan dirinya mempertanyakan keputusan juri terkait jawaban yang dinilai salah dan membuat timnya mendapat pengurangan lima poin. Dalam tayangan yang beredar, jawaban serupa dari peserta lain justru dinyatakan benar dan memperoleh nilai penuh.

Peristiwa tersebut terjadi dalam sesi perlombaan yang berlangsung di hadapan peserta dan penonton. Ocha terlihat tetap tenang saat mencoba menjelaskan keyakinannya bahwa jawaban yang ia sampaikan sudah sesuai. Namun dewan juri tetap mempertahankan keputusan penilaian yang telah diberikan.

Cuplikan video itu kemudian menyebar luas di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet. Banyak netizen memberikan dukungan kepada Ocha karena dinilai berani menyuarakan pendapatnya di tengah suasana kompetisi nasional yang penuh tekanan.

Tak sedikit pula yang memuji sikap percaya diri siswi asal Pontianak tersebut karena tetap berusaha mempertahankan argumennya secara terbuka. Dukungan publik terus mengalir melalui berbagai unggahan yang menyebut keberanian Ocha sebagai contoh penting tentang menyampaikan pendapat dengan sopan dan tegas.

Sementara itu, pihak SMAN 1 Pontianak dikabarkan turut meminta klarifikasi terkait polemik penilaian dalam lomba tersebut. Hingga kini, perbincangan mengenai momen itu masih terus ramai dibahas di media sosial dan menjadi perhatian banyak masyarakat.**