
Petugas Dinas Perhubungan Jawa Barat mengatur arus lalu lintas di tengah peningkatan pergerakan kendaraan selama periode arus balik Lebaran. (Sumber: Instagram Dishub Jabar)
JAKARTA, indoartnews.com – Memasuki hari kedua hingga ketiga Idulfitri 1447 Hijriah, arus balik Lebaran 2026 mulai diantisipasi oleh berbagai pihak. Masyarakat yang hendak kembali ke kota asal diimbau untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari potensi kepadatan.
Hingga saat ini, arus lalu lintas di sejumlah jalur utama terpantau masih relatif lancar. Namun, peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan mulai terjadi seiring berakhirnya masa libur dan aktivitas masyarakat yang kembali normal dalam beberapa hari ke depan.
Sejumlah jalur utama seperti Tol Trans Jawa, jalur arteri, serta akses menuju kota-kota besar diprediksi menjadi titik rawan kepadatan saat puncak arus balik berlangsung.
Pemerintah bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga kesiapan pos pengamanan di sejumlah titik strategis.
Pemudik diimbau untuk tidak menunda perjalanan hingga waktu puncak serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat. Selain itu, pemantauan informasi lalu lintas secara berkala juga dinilai penting untuk menghindari kepadatan.
Selain jalur darat, pergerakan arus balik juga diperkirakan terjadi di moda transportasi lain seperti kereta api dan angkutan udara, yang mulai mengalami peningkatan penumpang.
Dengan perencanaan perjalanan yang matang, diharapkan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.**