Selasa, 23 Juli 2024 | 01:16 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

Bandung Hadirkan Super Hero Baru 'Kesatria Bersinar' untuk Perangi Narkoba

foto

BANDUNG, indoartnews.com ~ Bandung kini memiliki pahlawan baru yang siap memerangi narkoba. Pahlawan itu adalah 'Kesatria Bersinar' (Kesatria Bersih Narkoba), yang diresmikan pada Peringatan Hari Narkotika Internasional 2024 di Taman Super Hero, Rabu, 26 Juni 2024.

Patung Kesatria Bersinar ditempatkan di Taman Super Hero dengan tujuan menginspirasi anak-anak untuk menjauhi narkoba. Peresmian patung ini dilakukan oleh Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung, Kombes Pol. Mada Roostanto, serta jajaran Forkopimda Kota Bandung.

Kesatria Bersinar merupakan ikon super hero yang diciptakan oleh Reynaldi Musa Iqbal dari Telkom University. Ikon ini bertujuan menginspirasi anak-anak untuk menjadi pahlawan yang mampu melindungi diri sendiri, keluarga, teman, dan bangsa dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, mengatakan, peresmian patung Kesatria Bersinar adalah simbol dalam upaya memerangi narkoba di Bandung. "Narkoba menjadi persoalan kita semua. Harus ada kolaborasi dan langkah kongkret untuk penanganan dan pencegahan. Ini momentum bahwa narkoba adalah musuh yang harus kita lawan," ujarnya.

Dikatakan Pj. Wali Kota, tren penyalahgunaan narkoba di Bandung telah menurun sejak 2021 hingga 2023, meskipun prevalensi pengguna narkoba pada tahun 2023 masih mencapai 1,73 persen. "Ini merupakan PR bersama. Bagaimana kita berperan untuk memerangi dan mencegah. Kita komunikasi secara periodik melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan," tambahnya.

Bambang juga menyatakan, pemilihan Taman Super Hero sebagai lokasi patung Kesatria Bersinar sangat tepat, karena taman ini sering dikunjungi oleh anak-anak dan orang tua. "Kota Bandung punya 29 taman tematik, termasuk Taman Super Hero yang setiap hari anak-anak hadir. Ini lokasi yang tepat untuk penempatan patung untuk sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terutama anak-anak dalam upaya memerangi narkoba," jelasnya.

Sementara, Kepala BNN Kota Bandung, Kombes Pol. Mada Roostanto, mengungkapkan, meskipun tingkat penyalahgunaan narkoba telah menurun, masih ada sekitar 68.000 orang usia produktif di Jawa Barat yang terpapar narkoba. "Ini menjadi pekerjaan bagi kita semua baik forkopimda maupun masyarakat secara luas. Kota Bandung harus kita jaga dari peredaran narkoba. Kita harus menyiapkan generasi emas 2045," tegasnya.

Patung Kesatria Bersinar ini dilengkapi dengan barcode yang dapat dipindai untuk memperoleh informasi terkait narkoba. "Di sini sudah ada Batman, Superman, kenapa kita tidak membuat kesatria sendiri untuk menjadi pahlawan anti narkoba? Patung ini adalah simbol. Ada tamengnya adalah bentuk penolakan strategi penyebaran narkoba," pungkasnya. **