Senin, 6 Desember 2021 | 19:06 WIB

Walau Covid-19 Telah Landai Tapi Masyarakat Jangan Abai

foto

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat pembagian masker di Pasar Sederhana, Rabu (6/10/2021).

BANDUNG, indoartnews.com ~ Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana selalu mengingatkan masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) terutama tetap memakai masker dan selalu mencuci tangan sebagai tameng individu.

Harapan ini disampaikan Wakil Wali Kota saat pembagian masker kepada warga yang tidak memakai masker di Pasar Sederhana, Rabu (6/10/2021).

Yana pun tetap mengingatkan walau pandemi Covid-19 di Kota Bandung sudah terkendali dengan baik dan sudah melandai, namun jangan membuat masyarakat abai terhadap prokes.

Yana sangat berterima kasih kepada tim gerakan Bandung Merdeka dari Covid-19 atas kolaborasinya memberi bantuan masker dan hand sanitizer. Selain membutuhkan fungsinya, pembagian masker juga sebagai simbolis disiplin prokes jangan sampai kendor, menurun.

"Ini salah satu upaya kita. Karena prokes salah satunya penggunaan masker menjadi sangat penting demi terhindar dari paparan virus corona," tegas Yana.

Kepada para pedagang pasar Sederhana, Yana menegaskan, ketaatan terhadap prokes ini menjadi sangat penting. Sebab, para pengunjung/pembelanja ke pasar ini latar belakang kesehatan mereka tidak terdeteksi. Karena itu, para pedagang wajib disiplin menerapkan prokes sebagai proteksi diri, terutama dalam pemakaian masker ketika beraktivitas.

"Jangan abai. Jang euphoria. Tetap taati prokes. Karena meski vaksinasi selesai 100%, tetap harus adaptasi dengan kebiasaan baru. Salah satunya, memakai masker," tukas Yana.

Sementara, inisiator gerakan Bandung Merdeka dari Covid-19, Asep Warlan Yusuf menyatakan, pihaknya menyediakan 2.000 paket prokes seperti masker, hand sanitizer dan 100 paket sembako yang khusus dibagikan di Pasar Sederhana.

"Target lainnya selain di pasar juga DKM atau jamaah masjid dan tempat-tempat berpotensi ada kerumunan seperti sekolah," ucap Asep Warlan.

Menurut Asep, gerakan Bandung Merdeka dari Covid-19 sebagai pemantik kesadaran masyarakat untuk bergandengan tangan bersama pemerintah menangani Covid-19.

Karena itu, katanya, selain 5M dalam menangani Covid-19 sekaligus mengampanyekan tambahan 3M, mau divaksinasi, membantu sesama dan memperkuat doa.

"Kami ingin memperluas interaksi dengan yang lain. Untuk itu mau divaksinasi, membantu sesama dan memperkuat doa. Semua ini untuk membangun kebersamaan dengan masyarakat lain," tutupnya.**

Editor : H. Eddy D