Senin, 6 Desember 2021 | 18:53 WIB

Mang Oded Minta Generasi Bangsa Fahami dan Amalkan Pancasila

foto

BANDUNG, indoartnews.com ~ Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta generasi muda bangsa untuk terus menggali, memahami dan mengamalkan Pancasila. 

Permintaannya ini Mang Oded sampaikan saat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021 di Pendopo Kota Bandung Jum'at (1/10-2021).

"Peringatan hari 1 Oktober ini harus dimaknai seluruh anak bangsa dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya seremonial saja," ungkapnya. 

Ia mengungkapkan, Pancasila terdapat 5 butir yang harus dimaknai bersama. Pemaknaannya harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sila ke-1 jelas Ketuhanan Yang Maha Esa, tentu harus bertakwa. Kemanusiaan yang adil dan beradab, sesama manusia harus mendorong kebaikan dan saling membantu,” tuturnya. 

Soal penerapan Pancasila pada instrumen pendidikan, Oded pun mendorong perlunya penguatan pengamalan di dalamnya. 

“Harus dikuatkan materi pendidikan kenegaraan. Bagaimana tentang wawasan kebangsaan yang bisa menyentuh dan membentuk diri pribadi untuk mencintai bangsa. Kemudian diimplementasikan pada kehidupan,” jelasnya. 

“Pembentukan karakter itu penting. Seperti dalam peringatan hari Kesaktian Pancasila, agendakan pemutaran film G30S PKI, karena generasi itu harus paham,” bebernya. 

Dalam peringatan kali ini, Pemerintah Kota (pemkot) Bandung tidak melaksanakan kegiatan seremonial Upacara Bendera. Pasalnya Kota Bandung masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Sehingga kabupaten kota mengikuti secara virtual dalam YouTube Channel dari Pemerintah Pusat.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Selain itu, upacara diikuti juga secara virtual antara lain oleh para menteri, pimpinan lembaga negara/instansi pusat, serta keluarga pahlawan revolusi. 

Turut hadir secara virtual kepala daerah/forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), serta kepala lembaga yang ada di daerah.**