Rabu, 20 Oktober 2021 | 10:37 WIB

Kunjungan PPGC Jabar Ke Yayasan ZIS Bandung

foto

Elly Susanto

BANDUNG, indoartnews.com ~ Perkumpulan Perempuan Garuda Ceria (PPGC) Jabar menyerahkan bantuan sembako dan lainnya kepada Yayasan Zamzam Insan Sejahtera (ZIS) Bandung di Gang Sukaaman II Jl. Awibitung, Kamis (30/9-2021).

Ketua PPGC Jabar menyebutkan, tujuan kunjungannya ke yayasan ZIS selain untuk bersilaturahim juga ingin berbagi dengan anak-anak berupa makanan ringan seperti susu ultra, sardines, gula putih, mie instan, minyak goreng, prozen food, telur, tepung terigu, masker dan sepatu layak pakai. "Kunjungan ini, kata Ketua PPGC Jabar, Ruth Rahayu, masih dalam rangakaian hari jadi PPGCJ ke-1 yang jatuh pada bulan September 2021".

Ia menyebutkan, kunjungannya ke ZIS ini pun untuk menyemangati anak-anak sebagai generasi muda dan selalu dekat dan mengandalkan Tuhan YME serta mereka juga cinta NKRI.

Dikatakannya, Persatuan Perempuan Garuda ini ada juga untuk anak-anak. "Karena kami juga sudah sering berbagi seperti ke panti jompo, panti asuhan, membantu yang tertimpa bencana alam. Arahnya kami lebih ke sosial dan cinta budaya," ucap Ruth Rahayu. 

Sementara Ketua Yayasan Zamzam Insan Sejahtera, Yopi Setiadi menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Ibu-Ibu dari PPGC Jabar serta menjelaskan Yayasannya berdiri sejak 2017 dan memiliki 136 anak asuh, khususnya di Kota Bandung, di KBB dan di Kab. Subang.

Ia menyebutkan, awal berdirinya Yayasan ZIS ini dari masing-masing individu, para sahabat yang berjiwa sosial tinggi. Salah satunya memiliki anak asuh masih dalam hitungan jari.

Berkat perkembangan organisasi/lembaga, ZIS bisa mencakup lebih banyak dari pada anak-anak asuh. "Sejak tahun ke-4 kami sudah membina 136 anak asuh dari berbagai daerah.

Yopi menyebutkan di ZIS ini ada 47 anak se Kelurahan Cicadas yang butuh perhatian. "Untuk itu kami hadir di sini minimal mencukupi kebutuhan ekonomi dan pendidikannya.

"Anak-anak yang kami bina, semuanya dari kaum duafa, yatim, piatu dan anak yatim piatu. Kita biayai mulai dari SD, SMP hingga SMA," pungkas Yopi.

Yopi Setiadi juga mengungkapkan, rata-rata donasi yang diterima sifatnya spontan. Kadang juga ada donasi dari instansi/lembaga seperti dari Kadin Jabar untuk bisa membantunya.

Yopi juga terus terang pihaknya belum menerima bantuan dari Pemerintah Kota walau pihaknya sudah berusaha menembusnya. "Mudah-mudahan ke depannya Pemerintah Kota dapat membantu Yayasan ZIS,' ucap Yopi sambil tersenyum.

ZIS sendiri, katanya, sering mengajukan proposal ke Pemkot. Namun jawabannya selalu sedang dipelajari. Walau demikian Pemkot diharapkan bisa membantu yayasan ini. *

Editor : H. Eddy D