Senin, 6 Desember 2021 | 18:30 WIB

Yana Berharap untuk Memperkecil Bencana Perlu Kajian Mitigasi

foto

BANDUNG, indoartnews.com ~ Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyatakan rasa khawatirnya karena Kota Bandung memiliki resiko cukup tinggi terjadinya bencana alam seperti gempa bumi dan banjir. Ini karena letak geografis kota ini berada di cekungan yang dikelilingi pegunungan dan berada di bawah patahan atau sesar Lembang. 

Harapan Yana itu dikemukakan saat membuka Seminar Kajian Bencana secara virtual di Balai Kota Bandung, Senin (27/9-2021).

Untuk memperkecil/meminimalisir resiko itu dibutuhkan kajian mitigasi bencana yang tepat dan terukur sebagai bahan perencanaan penanganan kebencanaan di Kota Bandung.

Yana menyatakan keyakinannya, dampak dari bencana gempa atau banjir yang terjadi, tidak hanya dirasakan warga Kota saja melainkan dapat berakibat lebih luas lagi.

Dengan begitu perlu adanya perubahan pola pikir dari penanggulangan bencana ke pengurangan rIsiko bencana," ungkapnya.

Yana menyebut, ada tiga hal penting yang perlu dilakukan. Pertama pengenalan dan pengkajian ancaman bencana. Kedua pemahaman tentang kerentanan masyarakat, dan terakhir menganalisis kemungkinan dampak bencana.

"Ketiga hal tersebut akan memberikan pilihan tindakan pengurangan risiko bencana dan memudahkan kita dalam membuat mekanisme penanggulangan dampak bencana," tuturnya.

Karenanya, Yana meminta para kepala perangkat daerah, camat maupun lurah untuk segera menindaklanjuti kajian risiko bencana di Kota Bandung.

"Perlu kita ingat bersama bahwa sehebat apapun rencana selalu ada kemungkinan menemui kegagalan. Tapi tanpa rencana, itu artinya kita sedang merencanakan kegagalan," tuturnya. **

Editor : H. Eddy D