Rabu, 8 Desember 2021 | 02:05 WIB

Wali Kota Oded Minta Kafilah STQH Patuhi Protokol Kesehatan

foto

BANDUNG, indoartnews.com ~ Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengingatkan seluruh kafilah Kota Bandung yang mengikuti Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) XVII/2021 tingkat Jawa Barat pada 25-30 Agustus 2021 tetap disiplin menjaga protokol kesehatan (prokes).

Permintaan Wali Kota itu disampaikan saat memberi sambutan pada pembukaan STQH XVII Jawa Barat d Pusdai, Rabu (25/8-2021).

Oded pun menguraikan masalah Covid 19 di Kota Bandung yang sudah cukup terkendali yang kini memasuki zona oranye dan PPKM yang sudah berada di level 3. "Namun hal itu jangan sampai membuat para kafilah terlena dengan mengabaikan prokes," tegasnya.

Ia berharap, semua pihak selama STQH tetap mematuhi prokes dengan ketat meski PPKM telah turun dari level Empat ke level Tiga. 

Selain itu, Oded juga mengajak agar perhelatan STQH ke-17 tingkat Jawa Barat ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Namun, dimanfaatkan untuk menguatkan upaya spiritual dalam menghadapi Covid-19 dengan kolaborasi secara serentak memanjatkan doa terbaik agar pandemi segera berakhir.

"Dalam kesempatan ini, mumpung banyak ahli Quran yang kumpul, mari kita doakan supaya pandemi bisa segera berakhir dan Indonesia serta dunia bisa masuk dalam kehidupan yang lebih sehat," ajaknya.

Oded menuturkan, dengan menjaga protokol kesehatan secara disiplin maka para kafilah bisa berlomba dengan aman dan nyaman. Sehingga bisa menjadi ajang untuk memperluas wawasan guna menghadapi perhelatan di tingkat nasional. 

"STQH tingkat Jawa Barat kembali digelar guna menghadapi STQH tingkat nasional di Maluku Utara pada Oktober mendatang. Berbagai persiapan memang harus segera dilakukan mengingat waktunya yang sangat mendesak," ujar Oded.

Dengan persiapan matang, Oded optimistis kafilah Jawa Barat dapat mencatatkan prestasi semakin gemilang memerbaiki torehan saat gelaran tingkat nasional. Baik STQH ataupun di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

"Apabila dalam MTQ nasional di Sumbar kita menjadi peringkat keempat, semoga saat STQH di Maluku Utara dan MTQ 2022 di Kalimantan Selatan, kafilah Jabar bisa memperbaiki peringkat bahkan menjadi juara umum," harapnya.

Oded meyakini, setiap kafilah yang berlaga di STQH ke-17 tingkat Jawa Barat ini merupakan orang pilihan dengan talenta unggulan di bidangnya masing-masing. Seluruh kabupaten kota dipastikan melakukan seleksi ketat dan pembinaan yang matang untuk menunjukan kualitas terbaiknya.

"Hasil seleksi tingkat kabupaten kota tentu saja telah melalui tahap pematangan materi sebelum diterjunkan pada STQH Jabar. Semoga pengayaan materi yang dilakukan setiap kafilah bisa memperkaya penguasaan anggota yang akan diterjunkan dalam STQH nasional nanti," katanya. **

Editor : H. Eddy D