Kamis, 5 Agustus 2021 | 09:51 WIB

Oded Ingatkan Covid-19 Meningkat Forkopimda Perkuat Kerjasama

foto

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat mendengarkan arahan Presiden dalam Rakortas melalui video conference, Minggu (13/6/2021).

BANDUNG, indoartnews com ~ Presiden Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) melalui Video Conference dengan Gubernur DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan beberapa Bupati/Wali Kota, di antaranya Kota Bandung, minta harus meningkatkan pola kerjasama dengan Forkopimda, bahkan hingga tingkat Kecamatan.

Wali Kota Oded mengikuti rapat itu didampingi Sekda Ema Sumarna yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Ahyani Raksanagara, di pendopo Kota Bandung, Minggu (13/6-2021).

Oded yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung mengemukakan, dalam arahan itu Presiden Jokowi mengingatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat pola kerjasama.

Dalam Rakortas melalui video conference itu Presiden juga menekankan tentang Penanganan Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM Mikro).

"Arahan pak Presiden, kata Oded, kita diminta harus meningkatkan pola kerjasama dengan Forkopimda. Bahkan sampai ke Forkopimcam bersama Danramil, Kapolsek termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas".

Presiden juga mewanti-wanti agar Testing, Tracing dan Treatment (3T) harus terus ditingkatkan. "Alhamdulillah Kota Bandung sampai hari ini konsisten melaksanakannya. In sya Allah saya kira, kita cukup baik," tegas Oded.

Dalam masalah PPKM Mikro, Oded menilai di Kota Bandung sudah "on the track" dan tetap terus mengawal serta memantaunya sampai ke tingkat RT. "Pola kerjasama kita dalam PPKM Mikro harus diperkuat Satgas di tingkat Kota dengan di tingkat Kecamatan sampai ke tingkat RT/RW," katanya.

Sedangkan bersangkutan dengan rumah sakit dari sisi Bed Occupancy Rate (BOR), Presiden Jokowi pun mengarahkan agar memperbanyak tempat tidur di rumah sakit "Kota Bandung, walau sudah berada di angka 85% tetapi yang terbanyak itu warga dari luar Kota Bandung, sebanyak 56%," kata Oded.

Mengenai vaksinasi, Presiden juga meminta percepatan, jangan distok. Kemudian tentang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) telah disampaikan Menko dengan catatan akan dievaluasi.

"Termasuk sentra ekonomi juga harus jadi pertimbangan. Walau pun tentu saja kita harus mempertimbangkan dengan dampak pada kurva yang terjadi dari susi kesehatan," pungkas Oded.**

Editor : H. Eddy D