Kamis, 5 Agustus 2021 | 09:22 WIB

Serbuan Vaksinasi Covid-19 Bagi 10.000 Warga Kota Bandung

foto

Antusiasme warga mengikuti vaksinasi massal di Kota Bandung

BANDUNG, indoartnews.com ~ TNI-Polri menggelar kegiatan Serbuan Vaksinasi Covid-19 pada Kamis - Jumat (10-11/6-2021) di Sudirman Grand Ballroom Jl. Sudirman Bandung untuk Herd Immunity (Kekebalan) masyarakat sekitar Bandung Raya.

Serbuan Vaksinasi Covid-19 ini ditinjau langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Ganip Warsito, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung Oded M. Danial dan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Ade Supriadi.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan antusiasme masyarakat Kota Bandung dan sekitar dalam vaksinasi Covid-19 sangat baik terlihat dari pendaftar yang melebihi target. "Targetnya 10.000 orang untuk 2 hari tapi hari pertama saja sudah 7.000 orang yang sudah masuk. Padahal targetnya, hari pertama 5.000 dan hari ke-2 juga 5.000 orang," kata Oded usai mendampingi peninjauan, Kamis (10/6-2021).

Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam vaksinasi sudah baik, kata Oded seraya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang membuat program vaksinasi. Ini dapat membantu Pemerintah Daerah, khususnya Kota Bandung dalam percepatan vaksinasi.

"Selaku Wali Kota Bandung saya ucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah menyiapkan semuanya. Kami di sini hanya tempat saja," katanya.P

 

PanglimaTNI - Kapolri 

Sementara, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang melihat langsung vaksinasi itu menyatakan, sungguh luar biasa, jumlah peminatnya banyak sekali.

"Serbuan Vaksinasi ini didukung oleh tenaga kesehatan dari TNI-Polri yang pelaksanaannya Kami dan Jum'at (10-11/6) dengan jumlah puluhan ribu yang melaksanakan vaksinasi," ucap Panglima TNI.

Panglima juga memberi gambaran, setelah divaksin ini jangan ada anggapan jadi kuat menghadapi Covid-19. Tidak! Tapi hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan, di antaranya selalu memakai masker.

Kapolri pun menguraikan, pasca Lebaran dan arus balik terjadi peningkatan pertumbuhan Covid-19 yang muncul di beberapa daerah.

Hal ini, kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, terkait dengan klaster kerumunan yang terjadi. "Karena itu, upaya untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19 yang tinggi, kami dengan Panglima mempercepat vaksinasi massal," jelasnya.

Kapolri menjelaskan, pemakaian masker di masyarakat guna mengurangi resiko tertular Covid-19 sekitar 95% berdasar hasil penelitian WHO sehingga dapat mencegah dan menanggulangi laju pertumbuhan Covid-19.

"Menjaga jarak, memakai masker dan selalu mencuci tangan (3M) yang harus tetap dipatuhi. Tapi saat ini masyarakat mulai jenuh memakai masker dan karena itu selalu kita ingatkan, " tandas Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.**

Editor : H. Eddy D