Kamis, 5 Agustus 2021 | 08:23 WIB

Untuk ke-3 Kali Pemkot Bandung Raih Wajar Tanpa Pengecualian

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Untuk ke-3 kalinya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di bawah kepemimpinan Oded M. Danial dan Yana Mulyana meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020.

Hasil penilaian ini disampaikan langsung BPK Perwakilan Jawa Barat, Agus Khotib kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danianl, Wakil Wali Kota Yana Mulyana dan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan di Kantor BPK Perwakilan Jawa Barat Jl. M. Toha, Jum'at (21/5-2021).

"Alhamdulillah, Pemkot untuk ke-3 kalinya menerima opini WTP di dalam LHP. Saya kira ini menjadi pendorong semangat bagi kita, " tegas Oded setelah menerima opini WTP.

Oded yakin ini menjadi pemicu untuk bisa lagi mempertahankan pada tahun-tahun berikutnya sekaligus mendongkrak motivasi untuk terus menyempurnakan kualitas pelaporannya semakin baik.

Oded mengungkapkan, kunci sukses Pemkot Bandung menorehkan opini WTP dari BPK ini secara garis besar karena soliditas segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pengorganisasian di tiap perangkat dilakukan secara intensif untuk sama-sama menghadirkan laporan keuangan yang akuntabel.

"Kami di Kota Bandung terus membimbing dan mengawal para Kepala OPD dalam tata kelola keuangan. Ketika memiliki semangat dan tujuan, kita hadirkan kredibilitas dalam pelaksanaan penganggaran di Pemkot Bandung, " jelas Oded.

Menurut Oded, ketika ada refocusing sebagai amanah Pemerintah Pusat kita tetap mengikuti aturan-aturan yang ada, ucapnya.

Atas keberhasilan itu, Kepala BPK Perwakilan Jabar, Agus Khotib turut mengapresiasi bagi daerah yang mampu membuat laporan keuangan dengan baik. Meski hampir sepanjang tahun 2020 energi pemerintah terkonsentrasi menangani Covid 19.

"Kami juga appreciate kepada para Pemerintah Daerah walau dalam kondisi pandemi Covid 19 mereka tetao konsisten menyelesaikan laporan keuangan. Pergeseran itu secara umum mereka mematuhinya dengan menyajikan laporan keuangan dengan baik, kata Agus.

"Harus disadari, opini ini kami menguji kewajaran penyajian laporan keuangan dan kepatuhan, belum menemukan hal signifikan yang mengganggu penyajian sehingga sampai kini semuanya kami berikan ipini WTP," kata Agus.**

Editor : H. Eddy D