Kamis, 5 Agustus 2021 | 08:04 WIB

Vaksin Gotong Royong Menyasar Program Vaksinasi para Pekerja

foto

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara

BANDUNG, indoartnews.com ~ Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menjelaskan, vaksin Gotong Royong menyasar program vaksinasi para pekerja/karyawan dan semua pengurusan prosedurnya harus dilakukan oleh perusahaan.

Ahyani menjelaskan hal ini Rabu (19/5-2021) sehubungan Pemerintah Pusat telah meluncurkan program vaksin Gotong Royong yang vaksinasinya menyasar karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain dalam keluarga yang pendanaannya dibebankan kepada badan hukum/badan usaha.

Karena itu, kata Ahyani, penerima vaksin tidak membayar tapi dibiayai oleh badan usaha mau pun badan hukum. Bagi perusahaan yang berminat untuk vaksinasi Gotong Royong ini bisa menghubungi/mendatangi PT Bio Farma sebagai perusahaan penyedia yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat.

Menurut Ahyani, setelah mendapatkan vaksin, proses penyuntikan bisa di fasilitas kesehatan sesuai permintaan perusahaan. Namun tidak bisa dilakukan di fasilitas kesehatan Pemerintah sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi Pemerintah. 

"Jadi nanti Badan Hukum atau Usaha yang berminat akan menunjuk fasilitas kesehatannya dan pemesaman vaksinnya ke Bio Farma, tidak melalui Dinas Kesehatan," jelasnya.

Program vaksin ini, kata Ahyani, memang berbeda dari yang diberikan oleh Pemerintah. Sasarannya pun ditujukan bagi perusahaan yang dinilai mampu membiayai keperluan vaksinasi sekaligus bisa mempercepat pemberian vaksin karena menghimpun dalam jumlah banyak.

Ditegaskannya, untuk pembelian vaksin ini tidak ada pembatasan jumlah selama perusahaan memiliki kemampuan dan sesuai dengan prosedur, akan mendapatkan vaksin Gotong Royong.

Ahyani mengemukakan, pemberian vaksin ini juga berbeda dengan program vaksinasi pemerintah. Vaksin Sinopharm atau jenis vaksin inactivated Vaccine yang disebut SARS-CoV2 Vaccine (Vero Cell). Vaksin ini diproduksi oleh Beijing Institut of Biological Product Co. Ltd.

Untuk pelaksanaan vaksin Gotong Royong di Kota Bandung, Ahyani akan berkoordinasi terlebih dahulu bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebab, katanya, pihaknya tidak dilibatkan langdung dengan pendataan, permohonan atau pengadaan vaksin Gotong Royong ini.

"Peran Dinas Kesehatan, pada saat perusahaan menunjuk fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi, kita memeriksa standarisasinya," katanya.**

Editor : H. Eddy D