Minggu, 9 Mei 2021 | 02:52 WIB

Oded Ajak Masyarakat Mendonorkan Darahnya ke PMI

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengemukakan keprihatinannya karena sejak pandemi Covid 19 melanda dunia, PMI kekurangan darah. Stok darah minim sekali. 

Untuk itu, Wali Kota Oded mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya ke PMI Kota Bandung. Terlebih memasuki Ramadlan 1442 H stok terbatas sekali, kata Oded Jum'at (16/4-2021).

"Karena itu, kata Oded, saya himbau masyarakat meningkatkan kesadaran, kepeduliaan donor darah dan karena masyarakat mulai tarawih lagi, jadi donor darahnya setelah tarawih".

Sementara itu, Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto mengatakan bagi warga yang memerlukan darah diharapkan langsung menghubungi atau datang ke PMI Kota Bandung. Ia sarankan jangan menyebarkan di media sosial.

"Kita bekerja 24 jam dalam pengadaan darah. Jangan panik, bagi yang membutuhkan darah, datang ke PMI. Sertakan surat pengantar rumah sakit, nanti diberikan petunjuk PMI untuk memenuhi kebutuhan (darah)," jelasnya. Sedangkan Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Bandung, Uke mukhtimanah mengungkapkan, meski stok terbatas, , PMI Kota Bandung mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kalau stok itu pikirannya simpan, kita tidak ada stok. Terpenting kita bisa memenuhi kebutuhan. Jangan dikatakan tidak ada darah, tapi darah itu selalu ada kita upayakan yang donor dan mobil unit," jelasnya.

"Stok itu buat kita adalah untuk menargetkan disimpan. Itu tidak ada, karena kebutuhan sehari 500 labu. Kita hanya memenuhi 300-350 labu," katanya.

Donor Plasma Untuk donor darah plasma konvalesen, Ule menyatakan terus mengalami peningkatan permintaan.

"Sekarang mulai meningkat, karena ada kebijakan penanganan di rumah sakit itu bahwa plasma sebagai terapi alternatif," akunya.

Menurutnya, kenaikan permintaan plasma konvalesen sejak Januari lalu.

"Kita mulai naik itu dari bulan Januari permintaan meningkat, 1.700 - 1.800 permintaan, namun sekarang dibatasi," tuturnya.

Dalam satu hari, PMI menargetkan antrean hingga 65 orang. Hal tersebut diupayakan semaksimal mungkin untuk mendapatkan plasma darah yang baik.

"Target antrean itu 65. Diupayakan tergantung mesin, karena pengambilannya cukup lama. Kalau dalam sehari itu, 8-12 orang," ujarnya.**

Editor : H. Eddy D