Minggu, 18 April 2021 | 20:51 WIB

Ingat Tragedi Leuwigajah, Warga Kota Bandung harus bisa Kelola sampahnya Sendiri

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Sejak memimpin Kota Bandung, Oded M. Danial menggulirkan sejumlah program penanganan sampah. Salah satunya dengan program Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman).

Oded sangat konsern terhadap masalah sampah. Orang nomor satu di Kota Bandung ini tak ingin peristiwa di TPA Leuwigajah terjadi lagi. Ini terjadi Senin 21 Februari 2005 yang menelan 157 jiwa tewas.

Ledakan keras tiba-tiba terdengar di kawasan Leuwigajah Cimahi yang diikuti longsor sampah yang ada di TPA Leuwigajah yang menyapu dua pemukiman Kp. Cilimus dan Kp. Pojok. Gunungan sampah sepanjang 200 meter dan tinggi 60 meter itu diduga goyah karena diguyur hujan semalam suntuk.

Karena itu, kata Oded, Kang Pisman tidak hanya sekedar cara menangani sampah melainkan juga bagian dari mengubah peradaban.

"Warga Kota Bandung harus bisa mengelola sampahnya sendiri. Orang beradab adalah orang yang bisa menjaga lingkungannya dengan baik, " kata Oded saat dalam sejumlah kesempatan.

Kang Pisman juga bisa memberdayakan masyarakat. Melalui sampah, perekonomian warga bisa lebih baik. Dengan mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, tegas Oded.

Oded menekankan, sudah saatnya kini warga Kota Bandung terus bergerak mengelola sampahnya dengan bijak. Jika tidak, kata Oded, bukan mustahil peristiwa 16 tahun lalu kembali terjadi.**

Editor : H. Eddy D