Rabu, 27 Januari 2021 | 06:56 WIB

Penyelenggara Fasilitas Umum Jangan Batasi Akses Masyarakat

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah III Bandung menghimbau segenap penyelenggara tempat umum jangan membatasi akses masyarakat atau konsumen, mulai 4 Nopember 2020.

Himbauan itu dikemukakan Kepala Kantor Wilayah III KPPU Bandung, Aru Armando, karena masih ditemukan penyelenggara fasilitas umum yang membatasi akses kepada konsumen dengan menggunakan uang elektronik tertentu.

Aru Armando memberi gambaran dari data yang ada di KPPU, penyedia uang elektronik itu banyak. Ada yang berbasis chip mau pun server.

Karena itu, katanya, seyogyanya membuka akses yang luas kepada penyedia uang elektronik yang ada dan juga konsumen.

"Misalnya, kata Aru Armando, tidak hanya memberikan kesempatan kepada pemegang kartu uang elektronik tertenti saja".

Ia pun memberikan contoh jalan tol, pengguna jalan tol memiliki banyak alternatif untuk membayar tol dengan beragam produk kartu uang elektronik.

Dengan pembayaran melalui berbagai produk kartu uang elektronik, kata Aru pula, memudahkan konsumen dan menguntungkan pula bagi penyelenggara.

Aru menyatakan, himbauan ini sejalan dengan azas dan tujuan dari Undang-undang Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

"Di antaranya, menjaga kepentingan umum dan meningkatkan efisiensi nasional sebagai upaya mensejahterakan masyarakat.

Sedangkan dalam data di KPPU Kantor Wilayah III Bandung, masih ada penyelenggara tempat umum di wilayah kerjanya yang membatasi akses konsumen.

"Kami akan terus melakukan advokasi terkait hal itu. Sebab, kata Aru, sebenarnya memberikan kemudahan akses, akan lebih menguntungkan konsumen dan penyelenggara itu sendiri".**

Editor : H. Eddy D