Selasa, 11 Agustus 2020 | 22:17 WIB

Di Tengah Pandemi Covid 19 Bank bjb Memperoleh Laba Bersih Rp. 808 Miliar pada Triwulan II 2020

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Di tengah perlambatan ekonomi global akibat tantangan pandemi Covid 19, bank bjb berhasil memperoleh laba bersih Rp. 808 miliar. Ini adalah torehan prestasi yang berhasil mempertahankan pertumbuhan positif sepanjang triwulan II tahun 2020.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi saat Analyst Meeting Triwulan II 2020 bank bjb, Selasa (28/7-2020) mengatakan, total nilai aset yang dimiliki bank bjb tumbuh 3,8 % year on year (y-o-y) menjadi Rp. 125,3 triliun memasuki setengan jalan perjalanan perusahaan di 2020.

Sedangkan sektor kredit yang menjadi salahsatu penopang pertumbuhan industri perbankan, laba tumbuh 9,8% y-o-y. Ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional. Data per April 2020 sebesar 5,82% dengan total jumlah yang disalurkan mencapai Rp.85,8 triliun.

Tingkat resiko dapat terkelola dengan baik yang mencerminkan terjaganya kualitas penyaluran kredit perusahaan dengan resiko kredit macet (Non Performing Loan/NPL) di angka 1,6% atau turun 14 poin y-o-y.

"Pertumbuhan positif ini, kata Yuddy Renaldi, diikuti dengan upaya perseroan untuk mendukung langkah Pemerintah dalam agenda percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)."

Menurutnya,keberhasilan mempertahankan tren pertumbuhan di tengah situasi serba menantang seperti saat ini juga didorong solidnya kondisi internal perusahaan. Tiap bagian dalam perusahaan, saling berbagi peran dalam mendorong semua lini usaha bank bjb tetap menorehkan pertumbuhan berkualitas.

Bank bjb menurut keterangan, baru saja menerima simpanan dana pemerintah yang akan menggunakannya untuk disalurkan kepada sektor-sektor produktif, baik ke segmen UMKM atau pun komersial.

"Dukungan bank bjb, kata Yuddy, diharapkan menjadi dorongan untuk menghidupkan urat nadi ekonomi masyarakat yang sempat melemah akibat pandemi Covid 19.

Langkah ini, melengkapi rentetan dukungan bank bjb dalam mengatasi dampak ekonomi Covid 19. Bank bjb tercatat sebagai salah satu bank yang paling awal dalam penerapan kebijakan restrukturisasi kredit kepada nasabah yang terdampak kesulitan akibat Covid 19.

Perseroan juga, kata Yuddy pula, tetap menyelenggarakan pembinaan, khususnya bagi pelaku UMKM via Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PESAT) dan program lainnya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.**