Selasa, 11 Agustus 2020 | 22:26 WIB

Dibukanya Lagi Pasar Sadang Serang Disambut Gembira para Pedagang

foto

Ken Zanindha

Lurah Sadang Serang Hasan Arifin membantu memasang masker kepada salasatu pedagang pasar Sadang Serang saat meninjau penerapan protokol kesehatan di pasar tersebut, Sabtu (20/6).

BANDUNG, indoartnews.com ~ Setelah ditutup pada 9 Juni 2020, Pasar Sadang Serang akibat temuan hasil PCR oleh Tim Gugus Tugas Covid 19 ada pedagang yang dinyatakan reaktif, Sabtu (20/6) dibuka kembali dan disambut gembira oleh para pedagang dan pengunjung seraya menyatakan apresiasi atas dibukanya kembali pasar ini.

Hari itu juga pembukaan kembali pasar Sadang Serang mendapat peninjauan Lurah Sadang Serang Kec. Coblong, Hasan Arifin yang didampingi Babinkamtibmas Aiptu Bada, Bhabinsa, pengurus dan sesepuh Paguyuban Pedagang Pasar Sadang Serang serta Ketua Umum DPP LSM PMPRI Rohimat yang akrab disapa Joker.

Kunjungan Lurah Sadang Serang di pasar itu mendapat sambutan warga pedagang. Mereka berharap dengan peninjauan Lurah ke pasar ini lebih memotivasi para pedagang dan pembelanja lebih tenang. Lurah Sadang Serang meminta pedagang dan pembelanja mematuhi protokol kesehatan.

"Mulai pintu masuk, kita mencuci tangan dan menghimbau kepada para pedagang dan pembelanja tetap wajib memakai masker," harap Lurah Sadang Serang.

Ia menjelaskan, setelah berkeliling pasar, ia gembira semuanya melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan di pasar ini. "Alhamdulillah semuanya melaksanakannya dengan baik. Jadikan kesehatan sebagai kebutuhan," harapnya.

Senada dengan Lurah Sadang Serang, Ketua Umum DPP LSM PMPRI, Rohimat mengemukakan kehadiran mendampingi Lurah karena pasar ini sudah melaksanakan aktivitasnya kembali dan turut bergembira serta mengajak warga tidak takut lagi berbelanja ke pasar Sadang Serang.

"Kepada warga Kota Bandung, khususnya warga Sadang Serang mari berbelanja lagi ke pasar ini karena sudah steril. Dari terduga Covid 19, hasil Swab, negatif. Ini berarti pasar Sadang Serang, aman," ajaknya.

Menurut keterangan, elemen masyarakat yang bermarkas di Dago Elos ini sudah beberapa kali menyemprotkan disinfektan di area pasar dan mengedukasi para pedagang semasa pasar Sadang Serang ditutup sementara.**