Sabtu, 4 Juli 2020 | 09:07 WIB

DPD KNPI Kota Bandung Adakan Webinar Nasional Memutus Rantai Covid 19

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Dengan memanfaatkan khususnya penggunaan digital melalui aplikasi Zoom Meeting, DPD KNPI Kota Bandung menyelenggarakan Webinar Nasional bekerjasama dengan Kemenkominfo dan IKANO Unpad pada Jum'at (8/5-2020).

Webinar itu mengambil tema "Aplikasi Peduli Lindungi dalam Mitigasi Memutus Mata Rantai Covid 19 dengan tujuan untuk memberi informasi, edukasi terkait pemanfaatan Aplikasi Peduli Lindungi." Webinar Nasional itu dibuka Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana yang dihadiri ratusan orang dari berbagai latar belakang profesi dan daerah berbeda-beda.

Ketua DPD KNPI Kota Bandung, Hendra Guntara yang akrab disapa Kang Hegun mengemukakan, melalui operator seluler yang ada di Indonesia diharapkan dapat memantau masyarakat sejauh mana anjuran pemerintah ditaati oleh masyarakat dalam upaya memutuskan mata rantai Covid 19.

Sementara KNPI bersama DPK KNPI dan OKP pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam memutus mata rantai Covid 19, turun ke lapangan dengan penyemprotan disinfektan di setiap wilayah, bagikan APD kepada tenaga medis dan juga bantuan sembako kepada masyarakat.

IKANO Unpad menyambut kerjsama Wabinar Nasional ini sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam memberikan informasi dan edukasi masyarakat sekaligus forum diskusi dan koordinasi langkah-langkah strategis penanganan pandemi Covid 19.

Menurut Ketua IKANO Unpad, Ranti Fauza Mayana, hanya dengan kepatuhan dukungan masyarakat langkah-langkah strategis oleh pemerintah seperti PSBB, physical & social distancing, stay at home, learn at home, dapat mencapai sasaran.

Ia berharap dengan Webinar Nasional dapat memberi pemahaman kepada masyarakat luas, khusus pengguna gadget untuk ikut mendukung program pemerintah memutus mata rantai Covid 19. "Dengan semangat gotong dan kolaborasi pasti bisa menang melawan Covid 19," ucapnya.

Sedangkan, Dirjen PP Kominfo Ahmad Ramli menitikberatkan pada pentingnya kerjasama dalam menghentikan penyebaran virus corona. Salahsatunya dengan pemanfaatan teknologi seperti aplikasi peduli lindungi.**