Rabu, 12 Agustus 2020 | 00:09 WIB

Program Kang Pisman Didukung Para Bikers di Kota Bandung

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan) dalam masalah penataan kebersihan, khususnya bersih dari sampah kian menggema. 

Berbagai elemen masyarakat telah menyatakan dukungannya dan kali ini para bikers menyampaikan pula dukungannya terhadap program Kang Pisman.

Salah seorang bikers, Wawan Setiawan ba'da shalat subuh di pendopo Kota Bandung Ahad (5/1-2020) menyatakan, ia segera akan merangkul bikers lainnya untuk program ini.

"Program Kang Pisman ini, kata Wawan, akan diterapkan di lingkungan bikers dan setiap acara yang dilaksanakan di dalam mau pun luar bikers."

Dukungan pun dilontarkan oleh Ustaz Evie Efendie saat memberikan kajian Subuh. Ia mengajak kepada para bikers untuk mendukung dan berpartisipasi melaksanakan program Pemkot Bandung. 

"Kang Pisman 'ngarana ge alus' (namanya juga bagus). Kurangi, pisahkan dan manfaat, kalau saya kurangi dosa, pisahkan sikap maupun perbuatan yang positif dan negatif dan terakhir manfaat hidup sebaik mungkin," jelasnya. 

Sebagai mahluk Allah, menurut ustaz Evie, manusia harus memiliki sifat sosial yang bisa saling membantu satu sama lain. Seperti halnya kali ini, bikers membantu program pemerintah dalam memasifkan Kang Pisman. 

"Intinya diri kita harus mengayomi bukan menghakimi. Mengajak bukan mengejek, menyayangi bukan menyaingi. Insyaallah akan lebih baik," imbaunya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengenalkan program Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman) kepada para bikers saat Salat Subuh berjemaah. Di hadapan lebih dari 300 bikers, Oded berharap, Kang Pisman diterapkan di kehidupan sehari-hari.

"Kang Pisman ini bertujuan untuk mengelola sampah dari sumbernya untuk dimanfaatkan. Sampah organik agar bisa menjadi pupuk. Sedangkan anorganik bisa bernilai ekonomi," tuturnya. 

Oded mengungkapkan, plastik merupakan salah satu sampah terbanyak. Oleh karenanya, Oded mengimbau para biker meminimalisir penggunaan plastik. Salah satunya dengan selalu membawa dan menggunakan tumbler (tempat minum). 

"Dibiasakan membawa tumbler. Ini sebagai gerakan kita mengurangi sampah. Kalau bisa para bikers buat tumbler biar seragam, kan keren," ajaknya.

Sebelum salat Subuh berjemaah dan menyimak tausyiah Mang Oded, para biker mengawali dengan shalat qiamulail berjemaah dengan imam Syeikh Thyazen Alhakimi, Selepas salat Subuh berjemaah dan kajian, para biker sarapan bersama dengan Mang Oded dan ustaz Evie Efendie.

Selepas sarapan, Mang Oded bersama para bikers bertauhid melakukan rolling. Mang Oded bersama bikers lainnya berkeliling Alun-alun, Jalan Asia-Afrika, dan Jalan Otista. Saat rolling, Mang Oded mengendarai Vespa. Tak hanya sendiri, Mang Oded ditemani oleh anak-anak dan menantunya.**