Jumat, 29 Mei 2020 | 14:38 WIB

Mang Oded Nyatakan Penghargaan Kepada LSM PMPRI Pada Pembukaan TFAT

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Walikota Bandung, Oded M. Danial yang akrab disapa Mang Oded menyatakan, ternyata yang bisa mengajar bahasa Arab bukan hanya urang Arab saja. Melainkan juga ternyata urang Bandung pun sudah piawai.

Pernyataannya ini ia sampaikan pada pembukaan Training for Arabic Teacher yang diselenggarakan oleh DPP LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) melalui organisasi sayap Mujadid Education bersama Pendidikan Bahasa Arab UIN SGD yang berlangsung 28-29 Desember 2019 di New Naripan Hotel Bandung.

Para peserta training ini diterjunkan untuk mengajar di 10 pesantren di Thailand selama sebulan mulai 5 Januari 2020. Mereka terbang melalui Kuala Lumpur Malaysia. Dari sana, mereka menempuh perjalanan darat menuju Narathiwat Thailand.

Di Malaysia, mereka, kata Dirlitbang LSM PMPRI, Anggi Darmawan, study visit dulu di University of Malayu sharing tentang organisasi kemahasiswaan. Karena itu, Walikota Bandung Oded M. Danial menyatakan penghargaannya kepada panitia dan peserta karena ternyata orang-orang kita sudah piawai berbahasa Arab bersama tata bahasanya.

Mang Oded berpesan kepada duta-duta bangsa ini agar mereka pun tidak hanya mahir mengajarkan berbahasa Arab melainkan juga yang terpenting perlihatkan kepribadian yang Islami, sopan santun dan tatakrama muslim yang baik.

Mang Oded menyatakan, duta-duta bangsa ini memberi nilai yang baik bagi Kota Bandung, almamternya UIN SGD dan bagi LSM PMPRI sendiri.

Sementara itu, Ketua Umum LSM PMPRI Rohimat Joker melalui Dirlitbang Anggi Darmawan memgemukakan, kegiatan inti para peserta itu di Thailand mengajar bahasa Arab.

Selain itu juga memogramkan manajemen pesantren dan berkolaborasi dengan sekolah disana dalam menyusun RPP. Ketua Umum LSM PMPRI, Rohimat Joker mengharapkan kepada para peserta ketika berada di negara itu agar memiliki kemandirian dan bertambahnya ilmu.

Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Kejuruan UIN SGD Drs. Mumu Abdurahman M. Ag menyatakan, UIN SGD mensupport kegiatan karena ada kaitannya dengan Pendidikan Bahasa Arab sehingga PMPRI dan seluruh panitia bisa bergabung.

Sebetulnya para peserta yang jadi duta bangsa ini sudah menguasai bahasa Arab karena sebelumnya sudah mengikuti semacam fit and proper test yang diadakan Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Lembaganya juga, kata Drs. Mumu, sudah menyiapkan mental, karakter, materi dan konten Bahasa Arab.**