Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:32 WIB

Infrastruktur Bandung

Jalan dan Trotoar Ikonik Bandung Mulai Dipoles, Braga hingga Asia Afrika Masuk Daftar

foto

Petugas melakukan perbaikan jalan di salah satu ruas di Kota Bandung sebagai bagian dari penataan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap.

BANDUNG, indoartnews.com – Wajah infrastruktur Kota Bandung mulai ditata bertahap. Pemerintah Kota Bandung kini bergerak memperbaiki sejumlah ruas jalan, trotoar, hingga drainase yang menjadi bagian penting dari aktivitas warga, wisatawan, pelajar, dan pelaku ekonomi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Rizky Kusrulyadi, mengatakan tahap awal penataan infrastruktur saat ini menyasar 10 ruas jalan.

“Untuk kondisi terkini, kami sudah bersiap melaksanakan perbaikan di 10 ruas jalan. Dalam satu paket pekerjaan, bisa terdiri dari beberapa ruas yang saling terhubung,” ujar Rizky.

Penanganan ruas jalan tersebut mengacu pada arahan Wali Kota Bandung, terutama untuk mendukung kawasan yang menjadi pusat aktivitas perekonomian, wisata, dan pendidikan.

Salah satu ruas yang telah selesai dikerjakan adalah Jalan Sunda. Sementara sejumlah ruas lain yang masuk penanganan antara lain Jalan Tamansari, Jalan Sulanjana, Jalan Wastukencana, Jalan Gunung Batu, Jalan Sukaraja, serta kawasan Astanaanyar dan beberapa lokasi lainnya.

Rizky menerangkan, target penyelesaian pekerjaan dalam satu kontrak berkisar tiga bulan. Namun, sejumlah pekerjaan sudah rampung lebih cepat dari masa kontrak yang ditentukan.

“Targetnya sekitar tiga bulan, tetapi ada beberapa yang sudah selesai sebelum masa kontrak berakhir,” kata Rizky.

Penataan ini menjadi tahap awal dari rangkaian perbaikan infrastruktur Kota Bandung. Untuk tahap kedua, Pemkot Bandung tengah menyiapkan dokumen pengadaan. Sementara tahap ketiga masih dalam proses finalisasi perencanaan sebagai bagian dari kelengkapan dokumen.

Selain jalan, penataan juga akan menyasar trotoar. Dalam waktu dekat, DSDABM Kota Bandung merencanakan perbaikan di 11 ruas trotoar, sepanjang proses pengadaan berjalan lancar.

Beberapa kawasan yang menjadi prioritas penataan trotoar antara lain Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Merdeka, Jalan LLRE Martadinata, Jalan Braga, hingga Jalan Asia Afrika.

“Perbaikan trotoar bisa berupa perbaikan kondisi fisik maupun kelengkapan, terutama pada titik-titik yang saat ini penataannya masih kurang baik,” ucap Rizky.

Di sisi lain, penanganan drainase juga terus berjalan, meski titik pekerjaannya lebih tersebar. Banyak kegiatan drainase berasal dari usulan masyarakat melalui reses dan Musrenbang, serta program prioritas kewilayahan.**