
Petugas kebersihan menangani sampah di salah satu titik di Kota Bandung pasca Lebaran. Pengiriman ke TPA Sarimukti kembali dibuka sehingga penanganan mulai berangsur normal.
BANDUNG, indoartnews.com – Penanganan sampah di Kota Bandung mulai berangsur normal setelah pengiriman ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti kembali dibuka pada H+2 Lebaran, Senin, 23 Maret 2026.
Sebelumnya, pengiriman sampah sempat terhenti pada Hari H dan H+1 Lebaran karena TPA Sarimukti tidak beroperasi, sehingga terjadi penumpukan di sejumlah titik di Kota Bandung.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Salman Faruq, menyampaikan bahwa sejak H+2 proses pengangkutan sampah kembali berjalan dan penanganan di tingkat TPS serta ruas jalan mulai dilakukan secara optimal.
DLH mengerahkan 1.025 personel yang terdiri dari petugas penyapu dan angkutan, didukung lebih dari 100 armada untuk menangani sampah di puluhan titik di seluruh wilayah kota.
Penanganan difokuskan di kawasan dengan aktivitas tinggi seperti pusat kota, destinasi wisata, pasar, dan ruas jalan utama yang mengalami peningkatan volume sampah selama libur Lebaran.
Meski demikian, DLH mengakui belum seluruh tempat pembuangan sementara (TPS) dapat dibersihkan sepenuhnya karena keterbatasan kuota pengiriman ke TPA Sarimukti.
Selain pengangkutan, fasilitas pengolahan sampah seperti TPST Babakan Siliwangi dan kawasan Gedebage juga mulai kembali beroperasi untuk membantu mengurangi beban pengiriman ke TPA.
Memasuki H+3 Lebaran, DLH menargetkan kondisi penanganan sampah semakin normal dengan mayoritas personel telah kembali bekerja seperti biasa.
Pemerintah Kota Bandung pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan agar kondisi kota tetap terjaga pasca libur Lebaran.**