Kamis, 14 Mei 2026 | 23:14 WIB

Sampah Bandung

Bandung Mulai Pulih dari Krisis Sampah, Wali Kota Turun Langsung Pantau Pengangkutan

foto

Wali Kota Bandung meninjau langsung proses pengangkutan sampah di salah satu kawasan kota. Pengangkutan ke TPA Sarimukti mulai kembali berjalan seiring penanganan sampah yang berangsur normal. (Sumber: Diskominfo Kota Bandung)

BANDUNG, indoartnews.com – Pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti kembali berjalan. Kondisi penanganan sampah di Kota Bandung pun berangsur menuju normal setelah sempat mengalami penumpukan di sejumlah titik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, menjelaskan bahwa kondisi penumpukan sampah sebelumnya telah diprediksi, menyusul adanya pembatasan pengangkutan dalam beberapa waktu terakhir.

“Hari ini baru mulai ada pengangkutan kembali. Jadi kalau pagi hari terlihat penuh, sore ini sudah mulai berangsur terjadi pengurangan,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Saat ini, proses pengangkutan dan pengolahan sampah sudah kembali berjalan di berbagai wilayah, meskipun belum sepenuhnya optimal seperti hari normal. Berdasarkan pemantauan melalui sistem Smart Waste Management (SWM), aktivitas tersebut menunjukkan perkembangan positif.

Meski demikian, sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) masih mengalami penumpukan. Beberapa di antaranya berada di kawasan Ciwastra, Cijambe, dan Jalan Indramayu. Kondisi ini dipengaruhi oleh akumulasi sampah dari hari-hari sebelumnya serta keterbatasan kuota pengangkutan harian.

Selain pengangkutan ke TPA, upaya pengolahan sampah di tingkat kewilayahan juga terus dilakukan melalui program Gaslah. Hingga Senin (23/3/2026) pukul 12.29 WIB, tercatat beberapa kecamatan telah melampaui target harian, sementara sebagian lainnya masih dalam proses peningkatan.

DLH Kota Bandung memperkirakan capaian pengolahan sampah akan terus meningkat hingga sore hari, dengan target seluruh kecamatan dapat melampaui 50 persen dari target harian.

Pemerintah Kota Bandung juga melakukan koordinasi lintas perangkat daerah guna mempercepat penanganan di titik-titik prioritas. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi pengelolaan sampah di seluruh wilayah.

Darto memastikan bahwa mulai esok hari aktivitas pengelolaan sampah akan kembali ditingkatkan secara bertahap, baik dari sisi pengangkutan ke TPS, pengangkutan ke TPA, maupun pengolahan.

“Besok sudah bisa kembali normal. Baik pengangkutan ke TPS, pengangkutan ke TPA, maupun pengolahan akan kita tingkatkan kembali,” katanya.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta berpartisipasi dalam upaya pengurangan sampah dari sumbernya. Pemerintah memastikan penanganan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.**