
Petugas melayani warga dalam pengurusan administrasi di Mal Pelayanan Publik Kota Bandung. Layanan perizinan akan ditutup sementara selama libur nasional dan cuti bersama.
BANDUNG, indoartnews.com – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan penyesuaian jadwal layanan selama periode cuti bersama dan libur nasional Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Seluruh layanan perizinan yang berada di loket DPMPTSP, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung, hingga Gerai Pelayanan Publik (GPP) Summarecon Bandung akan ditutup sementara selama sepekan, terhitung mulai 18 hingga 24 Maret 2026.
Tidak hanya layanan tatap muka, sistem perizinan berbasis online juga akan dinonaktifkan mulai Selasa, 17 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian operasional selama masa libur nasional.
Layanan perizinan tersebut dijadwalkan kembali beroperasi secara normal pada Rabu, 25 Maret 2026 mulai pukul 08.00 WIB. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan waktu pengurusan perizinan agar tidak mengalami kendala selama masa penutupan berlangsung.
Meski sebagian besar layanan dihentikan sementara, beberapa layanan tetap berjalan. Pelayanan perpanjangan SIM A dan SIM C oleh Polrestabes Bandung di MPP Kota Bandung tetap dibuka pada 18, 19, 23, dan 24 Maret 2026.
Sementara itu, layanan SIM di MPP Kota Bandung memiliki jadwal khusus, yakni beroperasi pada 16 hingga 19 Maret 2026, kemudian tutup pada 20 hingga 22 Maret 2026, dan kembali dibuka pada 23 Maret 2026.
Layanan perpanjangan SIM tersebut dapat diakses masyarakat di MPP Kota Bandung yang berlokasi di Jalan Cianjur No. 34, dengan pelayanan untuk SIM A dan SIM C.
DPMPTSP Kota Bandung juga mengingatkan masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk segera menyelesaikan berbagai kebutuhan perizinan sebelum masa libur dimulai guna menghindari keterlambatan administrasi.
Pemerintah Kota Bandung memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal dengan tetap menghormati momentum hari besar keagamaan nasional.**