Senin, 6 Desember 2021 | 19:13 WIB

Pemohon Mempraperadilankan Ditreskrimum Hentikan Penyidikan

foto

Elly Susanto

Sidang Prapradilan terhadap Polda Jabar digelar di Pengadilan Negeri Kls 1 Jl. Martadinata Bandung, Selasa (28/9/2021)

BANDUNG, indoartnews.com ~ Pemohon yang juga pelapor Gunawan Sutisna Direktur Utama PT Arya Kusuma Konstruksi ketika melaporkan terlapor Hasmini dan Sutomo Jabir oleh Ditreskrimum Polda Jawa Barat tidak ditindaklanjuti dengan alasan perkara yang pemohon laporkan penanganan perkaranya tidak bisa ditingkatkan ke penyidikan karena tidak bisa ditemukan peristiwa pidana.

Menurut pemohon, kata tim Penasihat Hukum Asri Purwanti, S. H, M. H, Cil & Sunandar SH, sangat tidak layak dilakukan dan sangat prematur. Alasan pemohon, katanya, bahwa dari SP2HP Nomor : B/790/viii/2021/Ditreskrimum tanggal 31 Agustus 2021, point 3.a berdasarkan kesimpulan hasil gelar yang digunakan sebagai alasan dihentikannya laporan Polisi, Pemohon yang menyimpulkan "bahwa terhadap 2 lembar cek yang digunakan sebagai alat bukti tersebut, sebelumnya sudah dikonfirmasi dan diketahui oleh kedua belah pihak tidak ada dananya dan hanya sebagai jaminan". 

Bahkan menurut kuasa hukum lainnya Sunandar, nampaknya Termohon kurang memahami tentang cek. "Cek adalah surat perintah tidak bersyarat dari nasabah kepada bank penyimpan dana untuk membayar sejumlah dana yang tercantum dalam cek. Sedangkan cek kosong adalah cek yang diunjukan dan ditolak oleh Bank Tertarik dalam tenggang waktu adanya kewajiban penyediaan dana oleh pemilik rekening/orang yang mengeluarkan cek. Karena saldo tidak cukup atau rekening telah ditutup. 

Menurut Pemohon, cek itu diberikan terlapor Sutomo Jabir kepada Pelapor yang dalam hal ini pemohon, sebagai alat pembayaran kewajiban terhadap Terlapor kepada Pemohon.

Penasihat hukum Gunawan menyebutkan, kliennya yang mendanai pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta senilai Rp. 22 miliar atas ajakan Sutomo Jabir dan Hasmini. Menurut Tim Penasihat Hukum Gunawan, Sunandar SH, setelah cek itu tak ada yang cair Pemohon melaporkannya ke Ditreskrimum Polda Jabar pada 29 Agustus namun Ditreskrimum Polda Jabar menanggapinya tidak bisa dilanjutkan ke penyidikan. **

Editor : H. Eddy D