Sabtu, 15 Juni 2024 | 11:44 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

KPPU dan Bea Cukai Perkuat Sinergi dalam Mengatasi Persaingan Usaha Tidak Sehat Akibat Impor Ilegal

foto

JAKARTA, indoartnews.com ~ Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), M. Fanshurullah Asa, bertemu dengan Direktur Jenderal Bea Cukai, Askolani, guna meningkatkan sinergi antara kedua lembaga dalam mencegah persaingan usaha yang tidak sehat akibat impor ilegal. 

Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa, 7 Mei 2024, di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) di Jakarta, dihadiri oleh Anggota KPPU Budi Joyo Santoso dan beberapa pejabat dari Sekretariat KPPU dan DJBC.

Fanshurullah Asa mengatakan, Sejak tahun 2017, KPPU dan DJBC telah menjalin kerja sama formal melalui nota kesepahaman dengan Kementerian Keuangan RI, terutama untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penegakan hukum persaingan usaha dengan melakukan pertukaran data dan informasi.

Berbagai kegiatan pertukaran data telah dilakukan, terutama dalam menangani kasus-kasus di sektor pangan dan perikanan. "Selain itu, KPPU juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kemitraan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan eksportir dalam memasuki pasar global," tutur Fanshurullah.

Kedua lembaga juga membahas pentingnya sinergi dalam melindungi pelaku UMKM dari dampak masuknya barang murah melalui impor, terutama melalui transaksi elektronik di platform marketplace. Keberadaan marketplace dinilai dapat mempercepat arus barang masuk ke Indonesia dan menghambat pengawasan.

Askolani menyoroti peningkatan jumlah dokumen impor yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan sebagian besar harga barang impor sangat rendah, yang berpotensi mengganggu UMKM lokal.

Untuk mengatasi tantangan ini, KPPU dan DJBC berkomitmen untuk terus saling bertukar informasi dan aktif berdiskusi mengenai berbagai temuan lapangan guna menjaga keadilan dan keseimbangan dalam persaingan usaha di Indonesia.**