Minggu, 29 Maret 2020 | 01:37 WIB

250 Karyawan Dari Enam Perusahaan Karya Bakti Bersihkan Anak Sungai Cikijing

foto

Elly Susanto

SUMEDANG, indoartnews.com - Satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 15 Sumedang menggelar Karya Bakti bersama pelaku industri dan masyarakat di bantaran dan aliran anak sungai Cikijing Desa Sukadana, Kec. Cimanggung Kabupaten Sumedang, Kamis (23/1/2020).

Kegiatan karya bakti ini sebagai bentuk perwujudan sinergitas penthahelix dengan melibatkan 250 karyawan dari 6 perusahaan yang berada di wilayah Subsektor 15 Sumedang, yakni PT Sari Nabati, PT Kwalram, PT Koriester, PT Central Sandang Prima, PT Daesung dan PT Consinatex.

Anak sungai Cikijing yang dibersihkan ini merupakan aliran sungai yang dilewati buangan air limbah dari keenam perusahaan tersebut.

Dansubsektor 15 Sumedang, Serka Eri Krisyana yang akrab dipanggil Pak Erik ini mengatakan, dari hasil giat karya bakti tersebut dapat mengangkat sampah sebanyak satu ton dengan menyusuri bantaran sungai sepanjang satu kilometer. 

”Giat karya bakti dengan melibatkan 6 perusahaan dengan menerjunkan 250 orang ini merupakan yang pertama kalinya di Subsektor 15. Sebelumnya hanya melibatkan satu perusahaan saja. Setiap perusahaan menurunkan 50 karyawannya”, jelas Serka Erik.

Ngadi Utomo selaku Humas PT Sari Nabati yang turut terjun dalam kegiatan ini menyatakan rasa terima kasihnya kepada jajaran TNI khususnya Satgas Subsektor 15 Sumedang yang telah mengabdikan diri selama 2 Tahun dalam menanggulangi masalah lingkungan.

”Ini karya nyata dari TNI terhadap masyarakat khususnya yang terdampak terhadap masalah lingkungan. Kita sebagai warga masyarakat dari perusahaan sangat mendukung kegiatan karya bakti ini”, ucap Humas PT Nabati yang dalam kegiatan tersebut paling banyak menerjunkan karyawannya.

Menurutnya kerjasama ini tidak hanya hari ini saja. Kepada Satgas Subsektor Sumedang, ia berharap kegiatan seperti ini diadakan minimal 3 bulan sekali agar lingkungan bisa tetap terjaga.

Sementara, Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat mengatakan, Satgas perlu dibantu oleh masyarakat serta pelaku industri untuk menyukseskan Program Citarum Harum.

“Kekuatan TNI khususnya di Sektor 21 sangat kecil, tidak bisa kalau semuanya hanya dikerjakan oleh TNI. Kita membutuhkan bantuan dari masyarakat agar terciptanya sasaran Perpres dengan gotong royong,” ujarnya. 

Ia juga mengapresiasi dukungan dari 6 perusahaan di Sumedang yang menurunkan 50 orang karyawannya untuk ikut dalam acara Karya Bakti ini. 

Kol Yusep berharap lingkungan yang sudah bersih tetap dijaga oleh masyarakat sekitar. Karya Bakti sejenis akan terus dilakukan di berbagai wilayah di Sektor 21. Sehingga gemanya Program Citarum Harum, khususnya Sektor 21 bukan hanya limbah industri, tapi juga limbah domestik dan kotoran-kotoran yang ada di pinggir sungai.**