Serbuan Vaksinasi TNI-Polri Terhadap 500 Orang Siswa SMPN 2 Cilengkrang

Elly Susanto | 13 September 2021 18:59:13

Danramil 2413 Cilengkrang Kapten Infanteri Mamat Raidin menyaksikan murid-murid di vaksinasi di halaman SMPN 2 Cilengkrang, Minggu (13/9/2021).()

KAB. BANDUNG, indoartnews.com ~ Kab. Bandung ~ Danramil 2413 Cilengkrang, Kapten Inf. Mamat Raidin, target dalam vaksinasi di SMPN 2 pada Minggu (12/9-2021) terhadap 500 orang siswa usia 12 tahun ke atas bisa tercapai.

Selanjutnya, kata Danramil 2413 Cilengkrang, sesuai perintah Dandim 0624 Kab. Bandung Letkol Arh. Dhama Noviang Jaya, TNI & Polri sambil menunggu pengajuan dari sekolah akan "menyerbu" sekolah-sekolah yang memerlukan vaksinasi duluan. 

Kapten Inf. Mamat Raidin menjelaskan, rencana hari Sabtu (18/9) juga akan memaksinasi sekitar 1.500 siswa di SMK 666 Cileunyi Cimekar. Sedang Senin (13/9) ada 500 orang warga di Cilengkrang ini. "Kebetulan, kita sudah komunikasi dan koordinasi dengan PKM dr. Mutia. Rencana juga di SMKN 2 Cilengkrang 500 siswa siap divaksinasi," ucap Kapten Mamat Raidin.

Ia pun memerinci untuk teknis supaya tidak terjadi kerumunan, pihaknya sudah koordinasi mulai tim poliklinik kesehatan dari Baleendah sekitar 11 orang. Teknisnya sesuai waktu bagi 1.000 siswa untuk kelas 1 mulai jam 08.00 - 09, jam 10.00 - 11.00 untuk kelas 2 dan untuk kelas 3 jam 12.00.

"Kita meminimalisasi kerumunan. Alhamdulillah hingga kini tidak terjadi kerumunan karena sudah diatur gilirannya," tegas Danramil 2413 Cilengkrang Kapten Mamat.

"Kami menghimbau untuk warga agar menaati prokes. Bagi warga yang mau divaksinasi kita siapkan vaksin gratis. Diharapkan, dengan ketaatan, Covid-19 segera kabur," pungkasnya.

Berkaitan dengan siswa dengan vaksinasi ini, Kepala SMPN 2 Cilengkrang Hadin Sukarya, S.Pd menyatakan rasa syukurnya karena vaksinasi di sekolahnya berjalan lancar atas dukungan Pemerintah Daerah, Kepolisan, TNI dan dokter Puskesmas.

Untuk pembelajaran di rumah, kata Hadin, yang pertama secara daring. Ke 2 secara luring bagi mereka yang tidak punya alat komunikasi. Mereka dilayani kebutuhannya termasuk buku-bukunya untuk belajar di rumah. 

"Alhamdulillah sudah kami sampaikan kepada para orang tua. Karena jika langsung kepada siswa rentan tertular Covid. Orang tuanya pun yang kami undang dengan bergiliran, 10 orang, 10 orang. Jadi yang mengambil tugas itu orang tuanya termasuk mengambil bukunya. 

Hadin juga menyatakan, untuk pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah ini sudah dimulai sejak 6 September 2021 dibagi dalam 3 tahap. Tahap pertama tahap percobaan kemudian tahap 2 dan tahap 3. Tahap pertama per 10 orang dalam 2 rombongan. Tahap 2 naik menjadi 15 orang sehingga menjadi 50% pada tahap 3.

Siswa kelas 9, Tiara Putri (14) mewakili 3 temannya di SMPN 2 Cilengkrang masing-masing Diki Kuswana (14) dan Soni Ramdani (14) sama-sama kelas 9 serta Aris Maulana (12) kelas 7 menyatakan senang divaksinasi guna mencegah penularan Covid-19 yang sangat berbahaya bagi nyawa manusia itu. 

Dalam keterangannya kepada media, Tiara Putri menyaksikan di tempat lain vaksinasi ngantri. "Alhamdulillah di sini lancar. Tidak terjadi kerumunan karena masuknya diatur dua-dua orang. Saya juga senang dengan kembalinya PTM di sekolah ini," ucap Tiara. 

Ia mengemukakan kegembiraannya karena belajar di rumah jenuh banget, ribet dan tugas makin numpuk. Mending di sekolah. Selain itu, juga kangen dengan teman-teman dan guru di sekolah.**

Editor : H. Eddy D