Pemkot Bandung Masih Mengkaji PTM Meski Telah Berada di Level 3

Elly Susanto | 25 August 2021 21:07:55

()

BANDUNG, indoartnews.com ~ Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mengkaji Pembelajaran Tatap Muka (PTM) walau pun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kini berada di Level 3.

Oded mengatakan hal itu usai meninjau vaksinasi kepada warga di Jalan Gatot Subroto, Rabu (25/8-2021) dan menyatakan, Pemkot masih mengkaji dan mempertimbangkan sejumlah faktor untuk PTM. @ Wali Kota mengatakan, relaksasi di sektor pendidikan masih perlu pertimbangan sangat matang guna menghindari paparan baru terhadap para siswa. 

"Agak berat itu di pendidikan. Karena kekhawatiran orang tua bagi anak-anaknya," tutur Oded usai melaksanakan peninjauan Vaksinasi di Jalan Gatot Subroto, Rabu 25 Agustus 2021.

"Ada rencana pembahasan tatap muka. Setiap perkembangan tiap pekan kita bersama tim terus pantau dan merespon perkembangan yang ada. Terus adakan kajian itu ketika turun betul bisa cepat," bebernya.

Seperti diketahui, saat ini Kota Bandung masuk dalam PPKM Level 3. Dalam Peraturan Wali Kota Bandung nomor 83 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, pada sektor pendidikan dijelaskan pada pasal 6.

Pasal 6 menjelaskan mengenai pelaksanaan kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan. 

Pada ayat 1, pelaksanaan kegiatan di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). 

Sedangkan ayat 2, mengenai pembelajaran tatap muka di masa pandemi covid-19 berpedoman kepada ketentuan perundangan-undangan dan panduan persiapan pelaksanaan PTM di Kota Bandung yang ditandatangani oleh Ketua Pelaksanaan Harian Satgas Tingkat Kota. 

Ayat 3 menjelaskan bahwa PTM terbatas dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen peserta didik per kelas.

Sementara ayat 4 menjelaskan bagi Sekolah Dasar Luar Biasa, Madrasah Ibtidaiyah Luar Biasa, SMP Luar Biasa, SMA Luar Biasa dan madrasah luar biasa kapasitasnya dibatasi paling banyak 62 - 100 persen dengan menjaga jarak sampai 1,5 meter dan paling banyak 5 peserta didik per kelas. 

Selanjutnya, ayat 5, bagi peserta didik dibawah anak usia dini, kapasitasnya dibatasi paling banyak 33 persen dengan menjaga jarak 1,5 meter dan 5 peserta tiap kelas. 

Terakhir, ayat 6 menjelaskan teknis pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran serta pelayanan administrasi sekolah selama ppkm level 3, diatur lebih lanjut oleh dinas pendidikan dan kementerian yang membidangi urusan tersebut. **

Editor : H. Eddy D