Markus Penyintas Covid-19 Ingatkan Vaksinasi Perlu untuk Imunitas

Elly Susanto | 24 September 2021 19:44:38

Markus Edy Sulisman()

BANDUNG, indoartnews.com ~ Markus Edy Sulisman Kepala SMP Santo Yusup mengingatkan warga dan teman-teman untuk menghindari pandemi Covid-19, sangat penting segera divaksinasi. "Itu bagi yang belum", tegas Markus dalam obrolan khusus di ruang kerjanya Jl. Sulaksana Cicaheum Bandung, Kamis (23/9-2021).

Markus pun menceriterakan, bulan Juni 2021, ia terpapar Covid-19. Pada awalnya ia tidak percaya terpapar Covid-19. Tapi melihat ada beberapa temannya yang pernah terpapar ia pun mengecek ke dokter dan selalu negatif.

"Suatu saat badan saya menggigil dan kehilangan rasa indra penciuman. Saat dicek di salah satu klinik di daerah Cijerah, saya dinyatakan terkena Covid-19. Kekhawatiran saya itu muncul melihat teman saya guru sekolah di sini terpapar Covid-19 dan meninggal.

Ketika ia terkena pun, ia tidak percaya. Di rumah ada dirinya, isteri dan 3 anak. "Kami semua diswab ternyata yang terpapar saya dan 2 anak yang di SMP usia 14 tahun dan satunya lagi di SMA usia 18 tahun. Untuk isteri dan si bungsu saya ungsikan ke tempat kakaknya," ujar Markus.

Dukungan yang diterimanya bagi diri dan dua anaknya selain dari isteri dan si bungsu juga dari para tetangga dengan memberi semangat, obat dan makanan. 

"Kami sadar. Seluruh hidup kami yang sedang isolasi mandiri (isoman), kami pasrahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tapi satu hal yang menjadi kekuatan adalah ucapan teman saya jika sudah divaksinasi 2 kali jika pun terkena tidak akan separah yang belum sama sekali vaksinasi. 

Ternyata ucapan teman saya itu benar. Saat terpapar badan seperti terasa masuk angin saja. Badan menggigil tetapi tidak separah seperti yang sering saya dengar. Mungkin ini karena sudah 2 kali vaksinasi.

Akhirnya setelah kami bertiga isoman di rumah sesuai prokes, kami pun sembuh setelah diswab dan PCR. "Tekad saya jika sudah sembuh akan sosialisasikan kepada masyarakat. Dengan demikian, kami aman masyarakat pun merasa aman. 

Karena itu sejak awal ia percaya Covid-19 itu ada. Apalagi setelah terkena dan kini sudah vaksinasi. Sebagai rasa syukur, jika ada tetangga yang terkena pasti akan saya bantu dengan memberi obat dan vitamin. "Di RW kami pun daerah Nanjung Margaasih, Kab. Bandung, ada belasan warga yang terpapar tetapi tidak ada yang meninggal. Semua sembuh. 

"Kepada masyarakat saya himbau tetap terapkanlah prokes, manfaatkan jika ada vaksinasi supaya ikut divaksinasi. Saya penyintas. Kalau seseorang sudah divaksinasi kalau pun terkena Covid-19 tidak akan separah orang yang belum divaksinasi," pungkas Markus.**

Editor : H. Eddy D