Disertasi Sonny Sintong Ungkap Kunci Sukses Transformasi Digital di Perusahaan Indonesia

Elly Susanto | 10 November 2025 20:10:15

Sonny Sintong Panutur memaparkan hasil disertasinya mengenai transformasi digital dan kinerja perusahaan dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Prasetiya Mulya, Cilandak, Senin (20/10/2025).()

BANDUNG, indoartnews.com – Transformasi digital terbukti menjadi faktor penentu daya saing dan keberlanjutan bisnis di Indonesia, terutama ketika perusahaan dihadapkan pada perubahan perilaku konsumen dan tekanan persaingan di era disrupsi. Temuan ini diperkuat melalui penelitian doktoral Sonny Sintong Panutur yang menegaskan bahwa kelincahan organisasi serta partisipasi konsumen kini menjadi unsur penting untuk meningkatkan kinerja perusahaan di sektor ritel, teknologi informasi, dan keuangan.

Dalam sidang terbuka promosi doktor yang berlangsung di Universitas Prasetiya Mulya, Kampus Cilandak, pada Senin 20 Oktober 2025, Sonny mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji dengan fokus pada variabel yang mempengaruhi keberhasilan transformasi digital. Penelitian dilakukan menggunakan metode campuran melalui survei terhadap 207 responden perusahaan dan dianalisis menggunakan PLS-SEM.

Sonny menjelaskan bahwa faktor teknologi, sumber daya manusia, dan lingkungan merupakan penentu utama yang memperkuat efektivitas transformasi digital. Ketiga unsur tersebut secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan efisiensi operasional, kinerja inovasi, hingga pertumbuhan laba perusahaan. Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi perubahan strategi, pola pikir, dan budaya inovasi.

“Agility organisasi menjadi jantung kemampuan perusahaan untuk bertahan dan tumbuh. Transformasi digital tidak hanya bicara teknologi, tetapi bagaimana organisasi mengantisipasi perubahan dan beradaptasi secara cepat,” ujar Sonny Sintong Panutur.

Wakil Dekan I SBE sekaligus Ketua Sidang Terbuka, Dr. Agus Salim, CFA, menilai penelitian tersebut memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu manajemen dan kewirausahaan. Ia menyebut temuan Sonny relevan dengan tantangan industri yang membutuhkan kesiapan teknologi, kapasitas manusia, serta dukungan kebijakan organisasi agar mampu beradaptasi dengan cepat.

Penilaian senada disampaikan Indrawan Ditapradana, Direktur Human Capital Management Telkomsel yang turut hadir dalam persidangan. Menurutnya, banyak perusahaan yang telah berinvestasi besar pada teknologi namun belum menyentuh aspek kelincahan organisasi serta keterlibatan konsumen yang justru sangat menentukan efektivitas transformasi digital.

Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana integrasi antara agility organisasi dan partisipasi konsumen mampu mengoptimalkan strategi digital. Temuan tersebut juga memperluas pemahaman ilmiah mengenai hubungan antara transformasi digital dan kinerja bisnis perusahaan di Indonesia.

Melalui karya ilmiah ini, Universitas Prasetiya Mulya kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan dunia bisnis nasional.**