BAZNAS Jabar Dampingi Dedi Mulyadi Salurkan Santunan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Elly Susanto | 30 April 2026 20:37:31

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama BAZNAS Jabar saat mengunjungi korban kecelakaan KRL di RSUD Kota Bekasi.()

BEKASI, indoartnews.com – BAZNAS Provinsi Jawa Barat mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Bekasi.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026 di kediaman keluarga almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, karyawan Kompas TV, di Komplek Griya Asri 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Selain menyerahkan santunan kepada keluarga korban, rombongan juga melanjutkan agenda dengan mengunjungi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk korban lain yang masih menjalani perawatan medis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi H. Aminnulloh, Direktur Utama Kompas TV Rosianna M. Silalahi, unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, jajaran PT Kereta Api Indonesia, Jasa Raharja, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Berdasarkan informasi awal, kecelakaan terjadi pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.53 WIB di area Stasiun Bekasi Timur.

Insiden tersebut bermula ketika rangkaian KRL relasi Bekasi-Jakarta berada dalam posisi berhenti atau tertahan di jalur stasiun. Dari arah belakang, rangkaian tersebut kemudian tertabrak KA Argo Bromo Anggrek.

Benturan keras mengakibatkan bagian gerbong belakang, termasuk gerbong khusus perempuan, mengalami kerusakan berat. Peristiwa itu menyebabkan adanya korban jiwa dan korban luka.

Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam tahap investigasi pihak berwenang. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan korban berjalan baik.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban. Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama para pemangku kepentingan akan memberikan dukungan yang dibutuhkan keluarga korban.

"Kami hadir untuk menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama seluruh stakeholder dan seluruh pihak terkait berkomitmen memberikan dukungan moril maupun bantuan yang dibutuhkan keluarga korban serta memastikan para korban yang masih dirawat mendapatkan perhatian maksimal," ujar Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., mengatakan BAZNAS hadir sebagai bagian dari respons kemanusiaan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

"BAZNAS Jawa Barat turut hadir mendampingi pemerintah dalam memberikan santunan dan dukungan kepada keluarga korban. Ini merupakan bagian dari amanah zakat dan dana sosial keagamaan yang disalurkan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi duka dan membutuhkan perhatian bersama," ungkap Zaki Hilmi.

Penyaluran santunan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban. Bantuan itu juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dan lembaga sosial terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

BAZNAS Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam situasi kemanusiaan, mendampingi pemerintah, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan dukungan bagi masyarakat yang tertimpa bencana maupun musibah di wilayah Jawa Barat.**