Anak-anak Santri Yayasan Abah Djachri Ikut Divaksinasi di Koramil Cikidang

Elly Susanto | 27 August 2021 10:25:18

Yardan Praditya dan Kharis Munajat bersama pimpinan Pondok Pesantren Yayasan Abah Djachri, Kamis (26/8/2021).()

SUKABUMI, indoartnews.com ~ Saat ada vaksinasi yang digelar Koramil Cikidang Kab. Sukabumi pada 23 Agustus 2021, para santri/santriwati penghafal Al Qur'an di Yayasan Abah Djachri Surahman di Kp. Ciangkrek desa/Kec. Cikidang Kab. Sukabumi yang diikuti anak usia di kisaran 12 tahun dengan niat sendiri mengikuti vaksinasi tersebut. 

Karena Yayasan Abah Djachri Surachman sendiri menyambut baik vaksinasi di daerahnya sehingga 8 santri pondok pesantren itu juga dengan kesadaran sendiri mengikuti vaksinasi itu. 

Karena, kata Abah Djachri Surahman pimpinan pondok pesantren itu juga menyambut baik dan mengikutsertakan santrinya dalam vaksinasi itu agar terjaga dan terawat kesehatannya dari wabah Covid-19.

Menurut Abah Djachri, yang ikut vaksinasi santri pria 8 anak usianya 13 tahunan. Namun, sebelum mereka mengikuti vaksinasi itu Abah Djachri meminta izin dulu kepada orang tuanya sambil memberi pemahaman pentingnya vaksinasi. 

"Karena selama ini banyak isu yang didengar tentang bahayanya vaksinasi itu, akhirnya kami memaparkan pentingnya vaksinasi. Pemahaman ini dimengerti juga oleh orang tua santri dan memberi izin anak mereka divaksinasi.

Pada kesempatan itu, santri Yardan Praditya (13) secara terbuka mengatakan, ia ikut vaksinasi ini atas keinginannya sendiri agar terhindar dari wabah Covid -19. "Alhamdulillah di Koramil ada vaksinasi untuk usia 13 dan saya pun ikut divaksinasi serta oran tua pun memberi izin untuk itu karena demi sehat dan terhindar dari Covid -19," ujar Yardan kepada indoartnews.com, Kamis (26/8/2021). 

Demikian pula, santri lainnya Kharis Munajat juga berusia 13 tahun ikut vaksinasi di Koramil ini demi kesehatan dan terhindar dari paparan Covid -19. "Orang tua saya juga mengizinkan untuk vaksinasi karena orang tua saya pun sudah divaksinasi di Puskesmas," ucap Kharis. 

"Saya berharap wabah Covid-19 cepat menghilang agar bisa kumpul lagi dengan keluarga dan kangen ingin menjenguk nenek di Pemalang dan Cilacap. Sekarang kan ngga bisa karena masih PPKM," ujar Kharis.**

Editor : H. Eddy D